Prabowo Siapkan Pengacara, Bela TKW yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Prabowo Siapkan Pengacara, Bela TKW yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia
MASBOWO2024 - Tenaga kerja wanita (TKW) di Malaysia asal Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Wilfrida Soik, terancam hukuman mati.

Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto, menyiapkan pengacara dari Malaysia, yaitu Ms Tanya untuk mendampingi Wilfrida.

Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra, Sudaryono, dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (15/9).

“Pak Prabowo di dalam (tahanan) bersama para lawyer bertemu Wilfrida selama dua jam. Kami yang lain dari Indonesia tidak boleh masuk,” katanya.

Menurut Sudaryono, Prabowo juga akan melobi pemerintah Malaysia agar Wilfrida bisa diselamatkan dari jerat hukuman mati.

“Usai bertemu dengan Wifrida, Pak Prabowo kembali terbang ke Kuala Lumpur dan bertemu dengan menteri dalam negeri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi,” imbuhnya yang juga sekretaris pribadi Prabowo.

Sebelumnya, Prabowo bertemu dengan pakar hukum Malaysia, Tan Sri Mohammad Shafee. Tan Sri berjanji akan menyelidiki secara tuntas kasus Wlfrida. Tan Sri yakin masih ada waktu untuk bisa menyelematkan Wilfrida.

Wilfrida yang dituduh membunuh majikan perempuannya itu, kini ditahan di penjara Kota Bharu, Kelantan, Malaysia.

Kasus tersebut sebetulnya sudah cukup lama. Namun hingga saat ini belum ada tindakan dari pemerintah Indonesia untuk melakukan pembelaan hukum. Bahkan, menurut Tan Sri, hingga saat ini belum ada dari pihak kedutaan Indonesia yang menengok Wilfrida.

Prabowo pada Jumat (13/9) lalu terbang ke Malaysia untuk bisa mengunjungi Wilfrida. Wilfrida sendiri adalah korban dari perdagangan anak di bawah umur yang kemudian dipekerjakan di Malaysia. Prabowo tergerak membela Wilfrida.

Prabowo merasa iba terhadap nasib anak di bawah umur itu. Apalagi Prabowo memiliki hubungan yang baik dengan PM Malaysia, Nazib Razak. Tak hanya itu, ayah Nazib, PM ke-2 Malaysia, Tun abdul Razak adalah kawan karib dari ayah Prabowo, (alm) Profesor Sumitro Djojohadikusumo.

Sekadar diketahui, Prabowo pernah bersekolah SD di Kuala Lumpur, yaitu di Victoria Institution. Prabowo memiliki banyak teman-teman yang kini menjadi petinggi di pemerintahan Malaysia.

Pada Januari 2012, Prabowo sebenarnya juga membantu memulangkan 300 TKW dari Yordania. Sebanyak 300 TKW yang nasibnya tidak jelas karena tidak memiliki dokumen resmi itu, akhirnya secara bertahap bisa pulang ke Indonesia, semua karena hubungan baik Prabowo dengan Raja Yordania. Kini hanya tinggal 30 di antara 300 tersebut, dan diperkirakan bulan ini sudah bisa pulang ke Indonesia semua.

0 Komentar