Koalisi Makin Kuat, Prabowo Dinilai Potensi Besar Menangi Pilpres 2024.



JAKARTA - Kekuatan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto bersama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dinilai sangat solid. Bahkan, Menteri Pertahanan tersebut dianggap mampu mematahkan kutukan siklus 10 tahunan di mana setiap presiden terpilih koalisinya pasti gagal menembus kursi parlemen.

Koalisi Prabowo yang terdiri dari Gerindra, PKB, PAN, Golkar, dan PBB itu dinilai sangat solid dan mampu menambah potensi Prabowo untuk memenangkan Pilpres 2024. Sangat wajar apabila Prabowo dan koalisinya dianggap mampu memutuskan kutukan 10 tahunan tersebut.

"Prabowo dan KKIR bisa jadi dasar bagi terbentuknya grand coalition dan jika menang, dapat menghindari siklus 10 tahunan di mana sebelumnya presiden terpilih koalisinya gagal memenangkan kursi mayoritas di legislatif," kata Pengamat Politik Universitas Indonesia Ade Reza Hariyadi, Kamis (17/8).

Menurut Ade, peluang Prabowo memenangkan Pilpres 2024 sangat terbuka lebar. Kekuatan dan soliditas koalisinya dianggap mampu mengimbangi kekuatan koalisi PDI-Perjuangan.

Bahkan, Ade menganggap Prabowo bersama koalisinya merupakan gabungan parpol terkuat saat ini. Dengan Golkar dan PAN yang sudah memiliki basis pemilih tetap dianggap mampu mengalahkan PDIP yang sudah 10 tahun berkuasa.

Hal itu juga dilihat Ade sebagai bentuk kekuatan baru bagi Prabowo. Mesin politik Prabowo dinilai terlalu kuat untuk dihadapi oleh kandidat capres yang lain.

"Peluang Prabowo untuk memenangkan pilpres cukup terbuka, setidaknya punya modal mesin politik yang lebih besar dan elektabilitas capres yang tinggi untuk mengimbangi koalisi PDIP," pungkasnya.

0 Komentar