Pidato Prabowo di Harlah PBB: Sanjung Jokowi, Tekankan Persatuan

JAKARTA - Bakal calon presiden (capres) yang diusung Partai Gerindra, prabowo Subianto, menekankan pentingnya persatuan saat berpidato dalam acara milad ke-25 Partai Bulan Bintang (PBB) di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (30/7/2023).

Jelang berkontestasi di Pilpres 2024, Prabowo menyebut Indonesia yang “besar dan sangat kaya” tidak boleh terpecah-belah akibat pertentangan politik.

"Saudara-saudara, tanpa persatuan, kita tidak mungkin ada. Tanpa perdamaian, tidak mungkin ada pertumbuhan ideologi, tidak mungkin ada pembangunan yang berhasil tanpa kerukunan, tanpa kesejahteraan, tanpa kerja sama,” katanya.

Ia pun mengajak semua kekuatan politik bersatu demi “keselamatan bangsa.” Prabowo mencontohkan langkah Joko Widodo atau Jokowi yang mengajaknya bergabung ke pemerintahan usai menang dalam Pilpres 2019.

"Walaupun saya pernah dikalahkan oleh Pak Joko Widodo, tetapi yang penting rakyat Indonesia yang menang."

"Dengan kenegarawanan, kepemimpinan beliau, dan insting politik yang tidak banyak terdapat di Indonesia, begitu beliau kalahkan saya, beliau ajak saya bergabung melayani bangsa dan negeri ini,” kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu meminta bangsa Indonesia belajar dari perkembangan negara lain yang terpecah karena perbedaan politik. Ia menegaskan persaingan politik di Indonesia tidak boleh menjelma permusuhan.

"Lihat yang terjadi di Suriah, yang terjadi di Iran, yang terjadi di Afghanistan, terjadi di Yaman, Sudan, Somalia, Libya, Tunisia, lihat! Lihat! Perbedaan politik, demokrasi kita harus demokrasi yang khas Indonesia, jangan ikut-ikut demokrasi caci-maki dan kebencian, yang hanya mau menang sendiri,” kata Prabowo.

PBB sendiri mendeklarasikan dukungan untuk bakal capres Prabowo Subianto dalam acara harlah ini.

Turut hadir dalam acara ini adalah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta, Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum, dan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno.

0 Komentar