Prabowo Janjikan Satyalencana untuk Atasi Kekeringan Gunungkidul



JAKARTA - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menjanjikan penghargaan Satyalancana bagi akademisi Universitas Pertahanan (Unhan) yang mampu menemukan dan mengangkat sungai bawah tanah di Gunungkidul, DIY.

Hal itu ditantang langsung Prabowo kepada Dekan Unhan untuk membantu mengatasi persoalan kesulitan air di Gunungkidul.

"Kalau berhasil menemukan sungai bawah air itu berhasil naik airnya pompanisasi saya akan usulkan naik pangkat. Kalian semuanya," kata Prabowo saat meresmikan bantuan program sumur bor dan pipanisasi di Wareng, Wonosari, Gunungkidul, DIY, Rabu (9/8).

"Profesor juga ada. Enggak naik pangkat untuk profesor, sudah pangkat tertinggi? S3 sudah pangkat tertinggi. Enggak ada lagi S4. Tapi akan saya beri penghargaan, aku usulkan ke presiden, Anda dapat bintang Satyalancana," lanjutnya.

Bagi Prabowo, persoalan kesulitan air ini cukup membebani masyarakat. Sebab, mereka harus menambah pengeluaran hanya demi memenuhi kebutuhan dasar.

Sementara itu di Gunungkidul, air juga diperlukan untuk keperluan irigasi pertanian serta ternak.

Sebagai informasi, Kementerian Pertahanan bersama Unhan juga telah bekerjasama dengan menelurkan program bantuan sumur bor dan pipanisasi di total 11 titik se-Gunungkidul. Namun, masyarakat meminta tambahan 9 titik lagi.

Keberadaan sungai-sungai bawah tanah di Gunungkidul, menurut Prabowo, bisa menjadi solusi untuk persoalan ini. Tinggal bagaimana pemerintah dengan bantuan para akademisi menentukan teknologi yang tepat buat menarik serta menyuling air tersebut ke permukaan.

Keberadaan sungai-sungai bawah tanah di Gunungkidul, menurut Prabowo, bisa menjadi solusi untuk persoalan ini. Tinggal bagaimana pemerintah dengan bantuan para akademisi menentukan teknologi yang tepat buat menarik serta menyuling air tersebut ke permukaan.

Dia pun mencontohkan kesuksesan mengelola sungai bawah tanah untuk membantu kebutuhan air bersih warga di Lombok, NTB

"Kita sudah menemukan tiga titik di Lombok rata-rata ada 20 meter. Yang paling jauh 100 meter dan ini sudah beberapa yang sudah dibungkus ya kita tampung dan kita pipanisasi dan ini bisa untuk mengairi sawah-sawah," ucapnya.

Prabowo pun menyatakan berkomitmen untuk lebih mendalami teknologi pencari dan penyuling untuk upaya penangkapan air.

Dia mengatakan Unhan dalam waktu dekat akan mengundang belasan hingga puluhan perusahaan terbaik seluruh dunia untuk mempelajari teknologi ini.

Pihaknya juga akan mengkomunikasikan dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) serta kementerian lain, termasuk Kementerian PUPR guna menyusun program khusus untuk mengatasi masalah air yang strategis untuk masa depan bangsa.

"Karena ini adalah tugas mulia, kebahagiaan kita. Kebahagiaan kita sebagai patriot, kalau rakyat bisa senyum dan tertawa. Kalau rakyat kita iso geguyu kita bahagia. Dan air ini sangat penting. Air dibutuhkan untuk masak untuk wudu untuk segala macam," ujar pria yang pula dikenal sebagai Ketua Umum Gerindra tersebut.

0 Komentar