Prabowo Subianto : Reuni Akbar Bukti Nyata Atasan Loyal pada Anak Buah

JAKARTA - Reuni akbar dan halalbihalal Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) telah digelar di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Rabu (3/5/2023).

Ribuan purnawirawan pun hadir memadati hall besar JEC sejak siang, sebelum Ketua Dewan Pembina PPIR, Prabowo Subianto hadir.

Setelah Ketua Umum PPIR, Musa Bangun menyampaikan pembuka, Prabowo Subianto pun maju ke atas mimbar untuk berorasi.

“Saya terharu, kehadiran komandan, senior saya. Kalau anak buah loyal ke atasan, ya itu sifat prajurit, tapi kalau ini, senior masih loyal ke anak buahnya,” kata Prabowo Subianto yang diiringi gemuruh tepuk tangan.

Prabowo juga menyebut satu persatu senior yang ada di hadapannya.

Ia menyebut Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Wiranto yang merupakan senior beberapa tahun.

Wiranto adalah lulusan Akademi Militer (Akmil), yang pada saat itu masih bernama Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), tahun 1968.

Dia merupakan senior terpaut enam tahun dengan Prabowo yang lulus dari Akabri pada 1974.

Keduanya sempat disebut-sebut bersaing di era Soeharto, tahun 1998, lantaran Prabowo masih menduduki jabatan sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) dan Wiranto sebagai Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab), jabatan tertinggi membawahi tiga matra.
“Saya menyampaikan penghargaan dan penghormatan tinggi atas kehadiran senior dan mantan panglima kita, Wiranto,” ujar Prabowo Subianto .

Tak hanya Wiranto, terlihat juga mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo yang ikut reuni akbar tersebut.
Subagyo HS, begitu dia dikenal adalah mantan Kasad dari tahun 1998-1999 dan merupakan senior Prabowo, lulusan Akabri 1970.

Letnan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, yang merupakan pengganti Prabowo setelah dirinya tidak lagi menjadi Pangkostrad pada tahun 1998 hadir di JEC.

Djamari merupakan lulusan Akabri 1970, satu angkatan dengan Subagyo HS.
Prabowo juga memberi hormat kepada senior Letnan Jenderal TNI (Purn.) Bibit Waluyo, lulusan Akabri 1972. Bibit juga merupakan mantan Pangkostrad tahun 2002-2004, menggantikan Letnan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu.
“Saya mohon maaf jika ada yang belum saya sebutkan. Sekarang, kita bisa begini ya karena mereka semua dulu membimbing kita,” paparnya.

Prabowo juga mengaku, dulu dia adalah anak buah yang agak bandel dan meminta maaf kepada para senior.
“Gak apa apa mengaku sekarang, sudah purna kog, tapi benar, dulu karena saya masih muda. Minta maaf karena dulu agak bandel,” tukasnya.

0 Komentar