Prabowo Dekati Masyarakat Jawa Timur Melalui Ulama

JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin, menilai kedekatan dengan ulama jadi keunggulan bagi calon presiden (capres) Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Dia mengatakan, hubungan istimewa dengan para kiai dan ulama jadi kelebihan sosok Prabowo jelang 2024.

“Yang membuat Prabowo unggul, Prabowo orang Jawa, itu menjadi penting, Prabowo juga dekat dengan para ulama, dengan para habib, dengan para kiai,” kata Ujang dalam keterangannya, Sabtu (12/8/2023).

1. Prabowo berupaya dekati masyarakat Jawa Timur

Ujang juga menilai, Prabowo paham bahwa salah satu faktor kuat memenangkan Pilpres 2024 ialah mendekati masyarakat Jawa Timur.

Oleh sebabnya, dia belakangan mulai mendekati ulama dan tokoh masyarakat.

“Prabowo turun ke masyarakat Jawa Timur karena Prabowo paham bahwa Jatim merupakan basis kemenangan maka harus didekati ulama-ulamanya, tokoh-tokohnya termasuk masyarakatnya,” kata Ujang.

2. Kedekatan Prabowo dengan tokoh masyarakat ikut dongkrak elektabilitas

Menurut Ujang, Prabowo memang dari dulu menghormati para pemuka agama. Terbaru, Prabowo juga terlihat dekat dengan Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya.

Kedekatan Prabowo dengan Habib Luhfi ini melahirkan kolaborasi apik untuk menyukseskan acara berkelas internasional yaitu Muktamar Sufi Internasional yang akan dihelat pada 29 sampai 31 Agustus 2023 mendatang.

"Adanya hubungan baik dengan para tokoh umat Islam, turut serta mendongkrak perolehan elektabilitas Prabowo," jelas Ujang.

3. Prabowo berupaya ubah citra personalnya

Lebih lanjut, kata Ujang, Prabowo saat ini menjadi kandidat capres potensial yang bisa meraup suara dari warga Jatim.

Perubahan sikap yang ditonjolkan Menteri Pertahanan itu, kian menggambarkan citra positif Prabowo di mata masyarakat Jatim yang didominasi oleh budaya santri.

“Prabowo saat ini merubah gaya personal dalam konteks berkampanye, seperti lebih santun, humble, lebih sopan, tidak menyerang lawan politik, tidak menjelek-jelekkan kandidat lain,” tutur Ujang.

0 Komentar