Prabowo Subinanto: Nikel Masa Depan Indonesia, Kita Tak Akan Izinkan Kekayaan Kita Dijual Murah



JAKARTA - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menegaskan tidak akan mengizinkan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia dijual murah. Bahkan dalam bentuk mentah.

Tak terkecuali nikel, mineral bahan baku baterai untuk kendaraan listrik, yang menjadi masa depan Indonesia.

“Kita tidak akan mengizinkan kekayaan kita dijual murah dalam bentuk gelondongan dalam bentuk mentah, kita harus mengolah semua kekayaan itu di bumi nusantara,” ujar Prabowo saat Konsolidasi Zona III Pemenangan Pileg Partai Bulan Bintang dan Pemenangan Prabowo Presiden di Hotel Pangeran Beach, Padang, Sumatra Barat, Sabtu (9/9/2023).

Ia menilai bahwa bahan baku Nikel merupakan masa depan bangsa yang dapat bermanfaat untuk mencapai nilai tambah pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Nikel masa depan kita, nanti semua mobil sebagian besar mobil adalah mobil listrik.”

“Saya sebagai Menhan, kita sudah berhasil, PT LEN sudah berhasil buat motor listrik, sudah saya bagikan ke TNI Polri dan bulan depan kita akan produksi terus,” ungkap bakal calon presiden yang diusung Koalisi Indonesia Maju di Pilpres 2024 itu.

Prabowo menekankan kebijakan hilirisasi yang didorong oleh Presiden Jokowi, akan memberikan nilai tambah bagi bahan mentah dari Indonesia untuk diproduksi di dalam negeri, sehingga bisa dijual lebih mahal.

Menurutnya langkah ini akan menjadi nilai tambah tersendiri sehingga negara bisa lebih punya banyak dana untuk menumbuhkan ekonomi dan menangani kemiskinan.

Ia menuturkan penghasilan Pemerintah dari nikel sebelumnya mencapai 21 dolar AS.

Namun di tahun 2022 setelah dilarang impor naik 20 kali lipat lebih 20 miliar dolar, ,endekati hampir Rp 400 triliun lebih.

“Inilah yang sekarang untuk bantu rakyat miskin. Dengan demikian, kita yakin, kita berada di jalan yang benar,” tandas Prabowo.

0 Komentar