Prabowo Subianto Janji Akan Tambah Bantuan Fasilitas Air Bersih di Gunungkidul

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto meresmikan bantuan fasilitas air bersih di Gunungkidul pada Rabu (09/08/2023).

Bantuan diberikan berkat hasil kajian tim Un
iversitas Pertahanan (Unhan) RI.

Bantuan tersebut diberikan di 10 titik di Gunungkidul dan 1 titik di Bantul.

Bantuan yang diberikan meliputi sumur bor hingga pipanisasi air bersih.

Prabowo pun berjanji akan menambah lokasi sumur bor. Sebab sudah ada permintaan dari masyarakat.

"Tadi ada permintaan sekitar 9 titik, akan kami tambahkan," katanya di Kalurahan Wareng, Wonosari.

Prabowo mengatakan akan memaksimalkan upaya pencarian sumber air bersih. Mulai dari sungai bawah tanah hingga air tawar yang keluar di lepas pantai selatan Gunungkidul.

Menurutnya, Unhan juga tengah mengembangkan teknologi canggih yang membantu menemukan hingga mengangkat sumber air bersih. Kolaborasi lintas sektor pun akan diperkuat.

"Sumber air bersih ini penting, terutama menghadapi ancaman El Nino di musim kemarau," ujar Prabowo.

Proses pencarian hingga pembangunan fasilitas air bersih di Gunungkidul rata-rata memakan waktu sekitar 2 bulan. Tim pencarian melibatkan para ahli di bidangnya.

Gunungkidul menjadi lokasi ke-4 pemberian bantuan dari Kemenhan RI. Sebelumnya, bantuan diberikan ke Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Maluku.

"Ada 30 titik di NTB dan 16 titik di Pulau Moa (Maluku," kata Prabowo.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengapresiasi tinggi bantuan dari Kemenhan RI ini. Sebab ketersediaan air bersih menjadi masalah panjang di Gunungkidul hingga kini.

Ia mengatakan sudah melakukan berbagai upaya. Namun ketersediaan air bersih belum menyeluruh karena terkendala kondisi geografis hingga luasnya wilayah.

"Sedangkan kebutuhan air bersih di Gunungkidul juga besar, tak hanya untuk sehari-hari tapi juga untuk ternak yang jumlahnya sekitar 153 ribu ekor," jelas Sunaryanta.

0 Komentar